Ruqyah Aswaja

Tantangan JRA dalam Menyebarkan Ruqyah Syar’iyyah

Story Highlights
  • Knowledge is power
  • The Future Of Possible
  • Hibs and Ross County fans on final
  • Tip of the day: That man again
  • Hibs and Ross County fans on final
  • Spieth in danger of missing cut

Dalam perjalanannya, JRA menghadapi berbagai tantangan, baik dari internal maupun eksternal. Salah satu tantangan terbesar adalah maraknya anggapan negatif terhadap ruqyah, di mana sebagian orang masih menganggapnya sebagai praktik mistis atau hanya cocok untuk mereka yang terkena gangguan jin.

Selain itu, ada pula kelompok yang mengklaim melakukan ruqyah, tetapi sebenarnya mencampurnya dengan praktik perdukunan. Hal ini membuat masyarakat bingung dan sulit membedakan antara ruqyah syar’iyyah yang benar dengan ruqyah yang menyimpang.

Di sisi lain, tidak semua orang mudah menerima dakwah JRA. Ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan keberadaan JRA karena mereka kehilangan “pasar” dari praktik perdukunan yang selama ini mereka jalankan.

Namun, berkat komitmen dan kesabaran para dai dan peruqyah JRA, berbagai tantangan ini bisa diatasi. JRA terus menguatkan dakwahnya dengan dalil yang shahih, pendekatan yang ilmiah, dan pelayanan yang profesional.

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button